Vidiosex 5menit

22-Oct-2016 05:09 by 9 Comments

Vidiosex 5menit - Free online chat sexy nude

‘Kan suami saya selalu mengingatkan saya untuk memeliharanya.” Kemudian Tante Mira agak berpikir, mungkin ragu-ragu antara mau atau tidak. Kepalaku aku angkat dan terlihat Tante Mira mulai berani menyentuh-nyentuhkan ujung lidahnya ke liang kewanitaanku.

vidiosex 5menit-70vidiosex 5menit-52vidiosex 5menit-66

Memang cerita yang saya tulis ini cukup memalukan tetapi di samping itu ada kejadian yang lucu dan memang sama sekali belum pernah saya alami. Tak lama kemudian aku rasakan sesuatu yang agak basah menyentuh kemaluanku. Pantes suaminya selalu bergairah.” Aku hanya tertawa. Kurebahkan lagi seluruh tubuhku dan kurasakan semakin luas penampang lidah Tante Mira menjilati liang kewanitaan saya. Putra-putranya itu sudah umur berapa, sih, kok sudah dewasa-dewasa, ya? Rasa enaknya seperti apa, sih, Jeng.” “Wah, Tante Mira ini, kok, seperti kurang pergaulan saja, toh.” “Lho, terus terang Jeng. Lalu aku menyentuh payudaranya yang agak bulat tetapi tidak terlalu besar, “Lumayan juga, lho, Bu.” Lalu Tante Mira pun langsung memegang payudaraku juga sambil berkata, “Sama juga seperti punya Jeng.” Aku pun minta ijin untuk mengulum kedua payudaranya dan dia langsung menyanggupi. Tetapi lumayanlah, dengan cara seperti ini aku secara tidak langsung sudah menolong dia untuk bisa mendapatkan anak lagi. Tapi saya tutup mata saja, ah.” Lalu kucium bibir kemaluannya sekali, chuph!! Aah.”, Tante Mira mengerang dan agak mengangkat badannya. Badannya bergerinjal-gerinjal, pantatnya naik turun. Saya keluarkan lidah dan saya sentuhkan ujungnya ke bibir kemaluannya berkali-kali. Badan Tante Mira bergerinjal semakin hebat begitu juga pantatnya naik-turun dengan drastis. ” (Jeng Mar adalah nama panggilanku tetapi bukan sebenarnya) tanya Tante Mira kepadaku. Saya, tuh, suka capek marahinnya.” “Lho, ya, namanya juga anak laki-laki. Memang saya belon pernah, kok.” “Ya, geli-geli begitulah. Kujilati kedua putingnya yang berwarna agak kecoklat-coklatan tetapi lumayan nikmat juga. Tante Mira nampak terangsang dan napasnya mulai memburu. Setelah selesai saling menjilati payudara, kami berdua duduk-duduk di atas tempat tidur berkasur busa yang cukup empuk. Tidak seperti milik saya, lurus-lurus dan lembut.” Dengan agak malu Tante Mira membolehkan, “Yaa.. Kudekatkan wajahku ke liang kewanitaannya lalu kukatakan kepada Tante Mira bahwa bentuk kemaluannya sudah cukup merangsang hanya saja akan lebih indah pemandangannya bila bulunya sering disisir agar semakin lurus dan rapi seperti milikku. Saya masih jijik, sih.” “Makanya dicoba.”, kataku sambil kuelus salah satu pahanya. “Kalau yang pertama 18 tahun dan yang paling ragil itu 14 tahun. Susah juga untuk dijelasin kalo’ belum pernah merasakan sendiri.” Lalu kami berdua tertawa. Aku kemudian memohon Tante Mira untuk melihat liang kewanitaannya lebih jelas, “Tante Mira. silakan saja, deh, Jeng.” Aku menyuruh dia, “Rebahin saja badannya terus tolong kangkangin kakinya yang lebar.” Begitu dia lakukan semuanya terlihatlah daging kemaluannya yang memerah segar dengan bibirnya yang sudah agak keluar dikelilingi oleh bulu yang cukup lebat dan keriting. Lalu kusentuh-sentuh daging kemaluannya dengan tanganku, empuk dan tampak cukup terpelihara baik, bersih dan tidak ada bau apa-apa.

Setelah berhenti tertawa, aku bertanya, “Tante Mira mau tau rasanya kalau gituannya dijilati? Nampak dia agak kegelian ketika sentuhan tanganku mendarat di permukaan alat kelaminnya dan dia mengeluh lirih, “Aduh, geli, lho, Jeng.” “Apa lagi kalo’ dijilat, Tante Mira. Tampak Tante Mira mulai mendekatkan wajahnya ke liang kewanitaanku lalu berkata, “Wah, Jeng bulu-bulunya lurus, lemas dan teratur. Kemudian aku menelentangkan badanku dan langsung kukangkangkan kedua kakiku agar terlihat liang kewanitaanku yang masih indah bentuknya. Sampai suatu ketika mungkin karena terdorong nafsu laki laki yang mulai menggeliat di usia delapan belas tahun aku menjadi bernafsu besar ketika melihat Mama sedang tiduran di kasur tanpa pakaian Matanya terpejam sementara tangannya menggerayang tubuhnya sendiri sambil sedikit merintih Aku terpana di depan pintu yang sedikit terbuka dan menikmati pemandangan itu Lama aku menikmati pemandangan itu Kemaluanku berdiri tegak di balik celana pendekku Ah inikah pertanda kalo anak laki laki sedang birahi batinku Aku terlena dengan pemandangan Mama Nuna yang semakin hot menggeliat geliat dan melolong Tanpa sadar tanganku memegang dan memijit mijit si otong kecil yang sedari tadi tegang Tiba tiba aku seperti pengen pipis dan ahh koq pipisnya enak ya Akupun bergegas ke kamar mandi seiring Mama Nuna yang lemas tertidur Nonton Video Bugil.Kejadian seperti jadi pemandanganku setiap hari Lama lama aku jadi bertanya tanya Mungkinkah ini disengaja sama Mama Dari keseringan melihat pemandangan ini rupanya terekam di otakku kalau wanita cantik itu adalah wanita yang lebih dewasa Wanita berumur yang cantik di mataku terlihat sangat sexy dan sangat menggairahkan. Gerakan lidahnya masih terasa kaku, tetapi ini sudah merupakan perkembangan. Mudah-mudahan dia bisa bercumbu lebih hebat dengan suaminya nanti.

  1. dotsilver network dating software 12-Dec-2015 16:11

    Check out our choice line up of sexy girls from black and Asian girls to grannies and super-hot lesbians.

  2. Online free live cams xxx 19-Aug-2016 21:26

    basically everything, from daily routines to random, casual habits.

  3. red flags for abusive dating relationships 30-Jul-2015 08:24

    This has allowed us to present you with the best disabled dating sites available in Australia.